terlalu bising hingga menjadi ricuh. aku kamu dan kamu duduk disini menghadapi kenyataan yang memang harus kita hadapi. kamu termenung menghadapi sekumpulan buku. aku termenung menghadapi baris demi baris tulisan yang hanya aku yang mengerti. kita duduk disini termenung, menghadapi kenyataan. dalam diam kita berbicara. dalam pandangan kosong ada makna yang tersembunyi. aku, kamu dan kamu. tanpa bicara aku tau, bahwa kita tidak butuh kata untuk berbincang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s