another blabber.. a more positive one though..

Mind is a really dangerous thing! begitu yang pernah saya diingatkan oleh salah satu teman terbaik saya yang sering menemani hari hari saya dan menjadi batu tumpuan saya apabila saya dalam banyak masalah. Ya mungkin memang benar, bahwa pikiran itu merupakan sesuatu yang sangat berbahaya, karena ialah yang biasanya memanupulasi dan juga menghasut kita untuk melakukan banyak sekali hal.


Mungkin malam ini saya akan kembali menulis hal yang sama lagi dan lagi dan lagi dan lagi. Entahlah mungkin semenjak saya kembali dari liburan saya yang terakhir, dimana memang saya hanya menghabiskan waktu saya dengan my ‘little family’ dan itu membuat saya sekarang ini ingin sekali menangis meraung raung karena saya merindukan mereka. Terutama saya begitu merindukan sosok itu lagi. Ya kembali sang sosok kebanggaan dan kesayangan itu. Menyebalkan sekali apabila kita merindukan mereka dan kemudian yang bisa kita lakukan hanya SMS, hanya telpon, hanya chatting ringan atau mungkin sekedar melihat web-camnya.. karena itu semua tidak membayar rasa rindu yang membuncah ruah di hati saya.
Saya begitu merindukan hangat peluknya pada malam sebelum tidur, pagi hari, dan kapan saja ketika saya ingin di peluk. Senyumannya yang selalu dapat membuat saya merasa everything is gonna be alright’, tawa candanya yang meawrnai hari saya menjadi lebih indah, rengekannya untuk sebatang rokok karena saya selalu mengambil rokok dan menjatahkannya agar dia tidak merokok terlalu banyak, dan banyak lagi hal kecil lainnya yang membuat saya merasa hidup saya ini lebih hidup. 

Rasanya selama 2 minggu lebih itu hidup saya ada di dalam mimpi. Tidak pernah selama saya hidup hampir 20 tahun ini saya merasa begitu bahagia, rasanya setiap hari saya bangun saya yakin hari itu akan indah, setiap hari saya hendak beranjak tidur dengan perasaan berat karena saya tidak ingin setiap harinya berakhir begitu saja karena terlalu cepat waktu-waktu itu berlalu begitu saja. Sungguh menyedihkan dengan jarak yang sedemikian jauh yang bisa saya lakukan kalau begitu merindukan pelukannya saya hanya dapat memeluk guling saya erat-erat dan berdoa agar Tuhan selalu melindungi dia dan my ‘little family’. 

Ya malam ini mungkin hati saya sedikit tenang, tidak begitu ketakutan, walau sebenarnya kadar takut itu masih ada sedikit di benak dan lubuk hati saya. Yang saya tau sekarang saat ini yang bisa saya lakukan hanya banyak berdoa dan mempercayai kalau semuanya akan baik-baik saja. Kadang pikiran-pikiran tersebutlah yang biasanya merusak daya pikir kita, menghasut kita dan kemudian menjerumuskan kita ke dalam ketakutan dan ketakutan kita yang sering muncul.
Ya mungkin mudah untuk saya katakan saat ini, padahal ketika ketakutan itu muncul di benak saya yang bisa saya lakukan hanya menangis, ketakutan kemudian mulai berfikir yang aneh-aneh. Memang benar-benar aneh menjadi manusia, kadang saya berfikir, apakah kebanyakan manusia melakukan hal seperti ini? seperti mahkluk yang sangat lemah dan kemudian ketakutan dengan banyak hal yang akan merusak diri sendiri ini.

Ya semoga saja saya tidak akan ketakutan lagi. Saya merasa seram juga dengan SMS teman terbaik saya yang mengatakan, ‘terjadilah apa yang kamu ucapkan’ saya tidak ingin terjadi hal hal buruk yang dapat menghancurkan semua impian saya. yang saya inginkan sekarang hanyalah sebuah keluarga kecil yang bahagia. 
Ya, tujuan saya saat ini hanya itu, ada ayah, ibu, adik dan saya. 
Just that and nothing else.

Nothing else matter right now.
Semuanya hanyalah pernak pernik kecil di dalam hidup saya, karena yang paling penting untuk saya saat ini hanyalah keluarga saya. Sebuah hal termahal yang akan selalu jaga seperti berlian termahal yang pernah saya miliki. 
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s