Rasa Rindu Itu..

Note: tulisan ini hanyalah opini penulis semata, sama sekali tidak ada niat menyinggung atau apapun dalam artikel ini. Apabila ada salah kata saya mohon maaf sebelumnya.

Hari ini saya terbangun cukup pagi sekali dan benar benar kaget karena begitu saya buka mata langit di luar sana masih gelap sekali. Terbangun dengan 1000 perasaan yang berkecamuk di benak saya, karena memang sudah beberapa hari belakangan ini mood saya seperti badai topan yang kadang reda, kadang menghancurkan. Itu semua diakibatkan pada perasaan kangen sama kepada sebuah sosok yang memang saya cari-cari selama 2 minggu ini. 2 hari belakangan ini saya malah menjadi orang yang kurang jelas juntrungannya karena kebanyakan diam dan mendadak tertawa dengan sendirinya.

Tadi pagi ketika saya terbangun, dan mendadak tidak dapat kembali memejamkan mata saya barang sejenak, saya pun mulai menerawang dan mengingat-ingat begitu banyak kejadian yang saya lalui bersama seorang sosok ini. Memang, kalau dibilang bertemu saya baru saja bertemu 4 kali dengan orang ini, tapi disetiap pertemuan yang saya lalui dengan dirinya, selalu saja ada kesan kesan dan kejadian kejadian yang selalu saya ingat dan ingin selalu saya kenang. Bukan menyalahkan kesibukan yang memang sedang membungkusnya saat ini, tetapi saya menyalahkan perasaan saya sendiri yang entah mengapa tidak dapat saya bendung sama sekali dan kemudian berakhir dan membuat saya moody.
Beberapa hal yang saya ingat tadi subuh adalah seseorang ini merupakan orang pertama yang mengobrol dengan saya melalui telepon lebih dari 10 jam dan pembicaraan itu terus berlanjut tanpa ada jeda sedikit pun. Jujur, sebagaimana narsis dan gaulnya saya mungkin, tidak pernah sama sekali saya mengobrol dengan seseorang hingga 10 jam tanpa henti. Dari baterai hape saya yang penuh sampai kosong, sampai penuh lagi sampai kosong lagi. Sungguh luar biasa, dan jujur, saya rindu sekali kejadian itu, dan rasanya ingin saya ulangi berkali kali lagi apabila saya mampu.

Begitu banyak kejadian lain yang ingin saya ulang atau ingin selalu saya ingat agar terus terpatri dalam benak saya. Tetapi kemudian saya mengingat satu konversasi saya dengan seorang kawan lama yang terjadi di awal tahun lalu, ketika saya menghadiri sebuah pesta ulang tahun kawan.

..tau ga kalau kamu kangen sama orang itu ada lubang di hati kamu?
.iyalah pasti
..cuma kadang belum tentu lubang itu pas dengan orang yang kamu pikir kamu kangenin
.maksudnya?
..ya maksudnya, kadang kita pikir kita kangen sama seseorang, tetapi itu belum tentu benar
.how so?
..karena merindukan seseorang itu sama artinya dengan merindukan soul yang kamu ga tau
.kok bisa begitu?kita khan ga mungkin kangen sama orang kalo ga kenal?
..nah itu dia seninya dari kangen. kadang kita kangen sama orang yang sama sekali kita ga tau. misalnya nih ya kamu pikir kamu kangen sama seseorang, terus akhirnya kamu ketemu sama orang yang kamu pikir kamu kangenin itu, tapi ternyata rasa kangen itu tetep ada. pernah ga merasa begitu?
.belum sih…
..wah belum dapet seninya kangen kamu

sepenggalan konversasi saya dengan seorang kawan lama yang tiba tiba terlintas ketika saya sedang mengenang seorang sosok ini. Mungkin ada benarnya dari tanggapan teman saya ini mengenai rasa rindu. Jujur saja, saya sama sekali belum merasakan apa yang disebutkan oleh teman saya itu, tetapi ada 1 yang saya percaya saat ini, bahwa rasa rindu saya memang untuk sebuah sosok ini, bukan untuk sosok atau soul lain yang seperti teman saya katakan.

Ada sebuah pelajaran yang saya ambil dari beberapa hari ini memang. Ketika kita merindukan seseorang, selalu ingatlah kalau mereka pasti ada dihati kita, dan jangan pernah ragu untuk mengutarakan rasa rindu itu, karena itu malah akan membuat kita gila dengan perasaan kita sendiri.

Saya sendiri menulis artikel ini dengan sebuah dedikasi khusus kepada seorang sosok itu yang mungkin saat ini sedang sibuk sekali dengan semua kegiatannya. Well, you know that I miss you. Hope you are doing fine and God Bless You always.

Dan tentunya untuk semua pembaca artikel ini, rasa kangen itu adalah sebuah rasa yang wajar. Saya yakin semua orang pernah merasakannya, entah kepada teman, saudara, sahabat, ayah, ibu, atau mungkin seseorang yang dikasihi. Janganlah pernah ragu untuk mengutarakan perasaan itu, karena saya yakin sekali, orang yang anda rindukan itu pasti bahagia apabila mengetahui anda merindukan mereka. God Bless Us always, dan yang pasti jangan pernah luput dan lupa untuk mendoakan orang orang yang kita sayangi dan rindukan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s