Realita yang Hilang

ku tapaki jalan setapak
berduri..
berbatu…
Perlahan-lahan aku berjalan,
menepis semua ranting pohon yang terjatuh,
menghiraukaan semua rintangan yang ada…
Tapi perlahan aku lelah…
perlahan aku merasa tidak sanggup..
tidak kuat menjalani semuanya…
Ku beristirahat sebentar…
tetapi tiba-tiba aku terdampar di dunia yang gelap
hanya ada aku dan secercah cahaya nun jauh disana
akankah aku sampai di cahaya itu…
apakah itu realita??

adakah jalan untuk aku mencapai realita itu??
aku sedang mencari..
mencari realita yang hilang

Advertisements

Mimpi yang Hilang


Impian wahai impian..
datanglah kepada diriku ini…
telah hilang dirimu dari diriku…
hilang bagaikan embun pagi yang perlahan menghilang ketika siang datang
hilang bagai matahari yang tertutup awan kelam ketika mendung datang

Aku kehilangan jejak..
Ada orang bilang kepada diriku bahwa aku harus mengejar mimpiku..
tapi bagaimana bila aku tidak memiliki mimpi..
semua mimpiku dirampas olehnya..
Dirampas dan dbawa pergi ke dunianya..
dunia yang tidak mungkin aku singgahi..

Jadi apa yang harus aku lakukan…
berhenti bermimpi…
atau mengejar mimpiku yang dirampas ke negri lain…
apa itu artinya aku harus kembali jatuh ke dalam dunia khayal lagi…
aku belum sadar benar dari realita ini…
dan sekali lagi aku harus jatuh ke dunia itu…
mengapa?
apakah ini memang jalan hidup yang sebenarnya??

Oh Tuhan berilah petunjukmu pada hambaMu yang hilang ini

hal yang ga jelas…[Get a LIFE!!!]

pernah denger ada orang sombong yang sombong ga jelas…
merasa mereka superior karena mereka tau segala hal (yang sebenernya pura-pura tau), lalu menjilat bos dengan kepura-puraan dia…
come on guys!!! get a life donk!!
masih jaman yah hari begini faking your own life hanya untuk dapet pangkat yang didapat dari kebohongan..
kemana ajah mas… apa selama ini ditakutin sama murid-muridnya kurang..
kenapa hanya kami yang ga punya orang tua berpangkat di negara ini yang di komplen, sedangkan mereka yang punya orang tua berpangkat ga berani lo komplen..
gw dapet nilai tinggi lo bilang gw nyontek… apa lo ga ngikutin perjalanan bersejarah nilai gw yah yang memang selalu naik, yang memang selalu tinggi…
aduh mas mas.. wakakakakaka.. lucu akh lo…
ketika ditanya “How do you know??” lo jawabnya hillarious banged… “I know because temen gw yang tukang tuk tuk..” (sorry it has to be translated karena I dont want to get anyone in trouble – red)

So… are you superior for that?? gw rasa ga dhe…
dimata gw lo hanya seorang yang suka jilat dekan gw dan manusia yang suka jelek-jelekin muridnya sendiri…

too bad!!!

Sebuah Doa untuk Sahabatku..

Ya Tuhanku,
ku panjatkan sebuah doa sederhana kepadaMu…
mungkin aku terkadang meninggalkanMu..
bahkan melupakanMu..
memanggilMu hanya ketika aku terjatuh,
sedih
atau menderita..
Bahkan aku terkadang mempertanyakanMu…
Tetapi ya Tuhanku
aku tau bahwa diriMulah yang maha pengasih dan maha penyayang
maha tau dan yang terkuasa..

Ingin ku panjatkan sebuah doa untuk sahabatku
Sahabatku yang sedang menderita sakit…
Engkaulah ya Tuhan yang maha penyembuh..
Inginku ya Tuhanku..
Engkau selalu melindungi sahabatku..
menjaga dia dalam segala langkah yang dia ambil…
dan saat ini dia sedang jatuh sakit..
Doaku, sembuhkanlah dia..
berilah dia kekuatan untuk terus maju..
berilah dia kekuatan untuk terus memiliki kekuatan untuk hidup…
Lindungi dia selalu ya Tuhanku..
Tak ingin ku terjadi sesuatu apapun pada dirinya..

Ya Tuhanku, dengarkan dan kabulkanlah doaku yang sederhana ini
yang mungkin tidak sempurna ini..
karena hanya engkaulah yang sempurna..
amien…

Curahan hati seorang pemimpi

aku terdiam..
terpaku dalam keheningan..
ketika jantungku berhenti berdetak
ketika pikiranku membeku
ketika darahku berdesir perlahan
ada apa denganku?
ku coba untuk pahami
tapi aku tidak mengerti apa yang sedang terjadi
ku coba untuk merangkak perlahan
membawa kesadaranku kembali ke dunia nyata ini
tapi aku ditolak perlahan,
bahkan aku hampir dihempaskan kembali ke dalam dunia khayalku.
apakah aku terlalu lama dalam dunia khayalku??
apakah aku sudah lupa dengan realita yang ada..
ataukah aku memang sudah jatuh terhempas dan di penjara di dalam khayalku..

Wahai realita, bawalah aku kembali dalam duniamu..
Sudah lelah aku terpenjara dalam dunia lain..
Sudah lemas aku terkunci dalam dunia yang memiliki keindahan sesaat..
Sudah lelah aku menjalani hidup ini..
Lelah dan tak bertenaga sehingga aku tidak mengerti lagi apa yang harus aku lakukan
Apakah memang ini jalan hidupku untuk selalu ‘tersakiti’?
Apakah memang ini jalan hidupku untuk terus menerus termanggu dalam keindahan yang tak nyata
aku tidak mengerti dengan semua ini
mengapa dia?
mengapa harus dia yang membuat aku hancur berkeping
ketika dia adalah seseorang yang harus aku pandang tinggi?
apakah memang dia diciptakan untuk menghancurkan aku berkeping??

Wahai dunia..bawalah aku kembali..
karena aku hanyalah seorang pemimpi..
pemimpi yang terdampar di dunia mimpinya dan ingin kembali ke dunia nyata

Kemana kaki ini melangkah??

Kemana sebenarnya kaki ini melangkah?
Kemana sebenarnya kaki ini membawa gw…
Jujur gw ga ngerti kemana sebenarnya semua yang gw lakukan ini berjalan, ke arah yang gw blm tau, ke tempat yang menyakitkan mungkin gw tau itu, hanya kenapa kaki ini terus melangkah, serasa blm lelah untuk melangkah, serasa hati ini masih bisa menerima sakit yang dulu pernah ada..
apakah memang ini diriku? Pencari masalah? Pencari mati istilah gaulnya, ketika telah mengetahui bahwa semuanya akan berakhir menyakitkan tetapi aku tetap melakukannya, hanya demi sesuatu yang selalu gw bilang pengalaman. keingin-tauan gw…
Is that all it takes??
apakah hanya sampai disitu saja yang namanya kehidupan?
aneh bukan.. ada apa dengan dunia, ketika banyak orang sedang bersedih gw adalah salah satu orang yang mungkin sedang ada di puncak kebahagiaan, sampai-sampai pernah gw disebut bersenang-senang diatas penderitaan orang laen, padahal hanya sebuah perasaan senang saja. Tetapi ketika orang-orang bersenang dan bergembira aku bersedih tapi apa yang gw lakukan? Apakah gw bilang mereka bersenang-senang diatas kesedihan gw.. ga khan, yang gw lakukan adalah menyimpan sedih dan sakit gw sendiri, menyimpan semua yang gw rasain sendiri.
Did I ask “why?”
I didn’t… Gw hanya menjalani apa yang ada

Tetapi mengapa kaki ini tetap melangkah ke arah yang lain. Mengapa kaki ini melangkah ke arah yang salah? Ke arah yang bisa disebut menyakitkan. Ke arah yang akan agw sebut sebagai jalan sesat. Kenapa kaki ini tidak bisa melangkah ke arah yang benar, walaupun hati ini dan pikiran ini tau kemana seharusnya gw melangkah..
Salahkah gw?
apakah ini salah gw?
atau hanya gw yang sebenarnya tidak bisa memilih dan memutuskan mana yang benar
dan mana yang salah…

Waiting on the world to change

Me and all my friends
we’re all misunderstood
they say we stand for nothing and
there’s no way we ever could
now we see everything that’s going wrong
with the world and those who lead it
we just feel like we don’t have the means
to rise above and beat it

so we keep waiting
waiting on the world to change
we keep on waiting
waiting on the world to change

it’s hard to beat the system
when we’re standing at a distance
so we keep waiting
waiting on the world to change
now if we had the power
to bring our neighbors home from war
they would have never missed a Christmas
no more ribbons on their door
and when you trust your television
what you get is what you got
cause when they own the information, oh
they can bend it all they want

that’s why we’re waiting
waiting on the world to change
we keep on waiting
waiting on the world to change

it’s not that we don’t care,
we just know that the fight ain’t fair
so we keep on waiting
waiting on the world to change

and we’re still waiting
waiting on the world to change
we keep on waiting waiting on the world to change
one day our generation
is gonna rule the population
so we keep on waiting
waiting on the world to change

we keep on waiting
waiting on the world to change

[iyah.. I am waiting on the world to change…jadi kehidupan ini dan dunia akan menjadi lebih baik… so waiting on the world to change…]

One Long Day…

Hari ini adalah hari yang melelahkan..
pagi2 bangun dari kmrn tidur 12.30 setelah kojom dan baca buku..
Sampe ke kampus seperti biasa nongkrong dulu di kantin sambil baca-baca bahan kuliahan communication skills gw and temen yg baru dateng mulai pada nimbrung, pada pesen makanan yang jelas-jelas kelas tinggal 5 menit lagi.. emang susah punya temen-temen yang ga pernah mikirin kelas.
So then, 2 minutes has gone by dan gw meninggalkan temen-temen gw yang masih pada gragas makan dan menuju kelas..
Di kelas, laptop on, cuma ga bisa chatting karena waktu kelas wirelessnya ga bisa dipake buat YM atw any kind of messager, so gw memang bener-bener focus ke pelajaran dan kelas yg memang sudah lebih dari 1 minggu gw tinggalkan dan hanya masuk ke kelas yang gampang menurut gw..
so then karena udh mau ada 2 minggu break di bulan depan, semester di perpendek dan kita semua udah di kasih makalah akhir semester… karena communication skill, bahan yang gw ambil untuk project kali ini adalah “defferentiative of language as communication link” keren yah kedengerannya dari judulnya.. cuma ribetnya ituh luar biasa…
So, yang mestinya tadi pulang jam 11, gw belain gw di kampus nyelesaiin dan nyari bahan di library kampus, dan kemudian ngejer-ngejer dosen [udah kayak dosennya maling] untuk ngebahas makalah gw..
Makan siank bareng dosen communication gw akhirnya dengan my last $30 that I had di cafe deket kampus gw, ngebahas semua bahan yang perlu gw masukin ke dalam makalah gw.. cukup lega karena banyak banget masukan-masukan dari dosen gw yang menurut gw memang amad sangat diperlukan, but then yang menyebalkan dari dosen ini adalah, udah makan gw yang bayarin [ga gentlement banged] secara dia cowo eh malah bilang “I have to go now.”
nyebelin banget ga siey… sampe gw pengen mencak-mencak, padahal reviewnya belum selesai.
But what can I say kecuali nod my head and let him go..

Setelah bayar gw balik ke kampus dan kembali memendam diri gw di library nyelesaiin research makalah gw yang memang ga mungkin diselesaiin hari itu juga but then doing it helps alot..

Jam 3..
kembali masuk kelas “Computing studies” ngedengerin dosen ngebahas pembuatan project dan hubungannya dengan communication. Gosh that’s like long and going on forever sampe kepala mumet dengernya, cuma memang udah ga bisa kabur karena I’ve been away for 3 clases dan kl gw bolos lagi bisa-bisa gw disuru ngulang semester yang hanya akan membuang-buang waktu gw..

Balik ke rumah 5.30.. langsung mandi, dan anak les yang akan gw lesin udh dateng.. berkutat dengan bandelnya nieh anak 1 jam 30 menit lumayan juga stressnya setelah one long day..
But after all semuanya worthwhile lagh…

Kembali..[apakah untuk selamanya]

Kembali…
kembali dengan membawa secercah harapan
yang dulu pernah disebut pupus
yang dulu pernah ku bilang sirna
Kembali..
dengan sebuah senyum..
dengan segenggam bintang..
‘untukmu kau bilang’
tapi apakah pendar bintang itu akan terus bersinar?
atau pendar itu akan menghilang seiring kepergian dirimu??
Kembali..
apakah untuk selamanya?
atau hanya sesaat?

Mengilang [tepat di depan mataku]

aku bingung
aku ga mengerti dengan apa yang sebenernya sedang terjadi saat ini
sepertinya semuanya kabur
semuanya mengilang di depan mata aku yang terbuka lebar
Vanish.. di depan mataku yang sebenarnya terbelalak untuk mencari..

Ada apa sebenarnya dengan semua ini.
Kenapa ada rasa ragu
ada rasa berdegup kencang ketika aku tidak dapat melihat kamu
ada rasa khawatir di lubuk hatiku yang terdalam ketika aku tak dapat meraba mu
kemana dirimu
hati ku merintih memanggil
mencari dirimu yang menghilang
menghilang di depan mataku

apakah memang kehilangan itu nama akhirku?
hingga semua yang aku miliki akan selalu hilang?
dan hingga kamu
satu satunya yang ku miliki juga menghilang
tepat di depan mataku